Sabtu, 09 Mei 2009

Skateboard : history

The first skateboard
Skateboard pertama kali ditemukan pada pertengahan tahun 1950, seiring dengan perkembangan era surfing di daerah California, Amerika Serikat. Pertama kali muncul, skateboard masih diciptakan oleh tangan manusia dan terbuat dari kayu yang gabungkan dengan ban sepatu roda dan disambungakan oleh trucks dari sepatu roda juga yang sangat tebal dan berat. Pada saat itu orang juga belum mengenal nama ’skateboard’, melainkan ’sidewalk surfing’. Masa-masanya dimulai ketika Marty McFly menggunakannya dalam sebuah film yang berjudul “Back To The Future”, disini Marty menggunakan media skateboard sebagai alat transportasinya.

Pertengahan tahun 1960, skateboard menjadi permainan yang cukup mainstream di Amerika. Dua buah brand, yaitu Hobie dan Makaha melihat celah tersebut dan mulai memproduksi skateboard, jadi para penikmat permainan ini tidak perlu lagi bersusah payah untuk membuat skateboard. Mereka dapat membeli langsung dan langsung memainkannya.

Popularitas skateborad mulai meningkat ketika sebuah majalah lokal yang membahas permainan ini mulai terbit, yaitu Skateboarder Magazine. menjadi sebuah media yang sangat membantu para skateboarder untuk lebih mengetahui secara lengkap mengenai hal ini. Makaha sebagai salah satu brand pada waktu itu benar-benar mengeruk keuntungan yang luar biasa, yaitu sebanyak 4 juta dolar Amerika dalam jangka aktu dua tahun saja (1963-1965).

Second generation
Awal tahun 1970, Frank Nasworthy memulai kariernya di dunia skateboard dnegan merancang skateboard dengan bahan polyurethane yang lebih tenar dengan nama “Cadillac”. Melihat kejayaan skateboard, maka semakin banyak perusahaan-perusahaan yang saling berlomba-lomba untuk menjadikan lahan ini sebagai ladang bisnis mereka. Salah satunya ialah Tracker Trucks yang berdiri pada tahun 1976. Skateboard yang dihasilkannya pun jauh lebih bagus dari skateboard yang sebelumnya di pasaran, Banana Board menjadi papan yang cukup menjadi trend pada saat itu, bentuknya yang ringkas dan elastis membuat papan yang satu ini laris di pasaran. Belum lagi permainan warna dan desain yang sangat menarik yang terdapat pada papan tersebut. Kejayaan tersebut memang tidak bertahan lama, biaya yang sangat besar untuk membuat skate park menjadi sebuah masalah pada era tersebut, dan akhirnya pada awal tahun 1980 skateboard mulai tidak terdengar lagi beritanya.

Third generation
Setelah menghilang selama lumayan lama, skateboard mulai bangkit lagi pada pertengahan tahun 1980. Pada era ini banyak skateboarders yang mulai kreatif dan memiliki dana yang cukup sehingga mereka mampu membuat vert ramp yang menjadi lahan untuk bermain skateboard. Jika pada awalnya para skateboarder hanya bermain dengan cara meluncur saja, maka sudah saatnya para pemain tersebut berterima kasih kepada Alan Gelfand. Alan adalah orang yang pertama kali menemukan teknik ollie, maka dari itu namanya lebih banyak dikenal dengan sebutan Alan “Ollie” Gelfand.

Setelah Alan Gelfand, maka kini giliran Rodney Mullen yang memberikan sentuhan baru pada dunia skateboard. Mullen menciptakan sebuah gaya baru yang cukup ekstrim yaitu freestyle skating yang merupakan langkah awal dari modern skateboard. Gaya-gaya seperti flatground ollie, the ollie kickflip, the heelflip dan 360 flip merupakan ciptaannya karena bosan dengan gaya yang itu-itu saja. Setelah itu barulah gaya-gaya yang lainnya tercipta seperti with short noses, slide rails dan large soft wheels.

Bosan dengan skatepark, maka para skateboarder mulai mencari sesuatu yang lebih menantang, hingga akhirnya sarana umum seperti tempat perbelanjaan, trotoar dan taman kota menjadi ladang bagi mereka. Gaya permainan mereka yang cukup ekstrim akhirnya mendapat perhatian yang ekstra ketat dari pihak berwajib, dari terguran hingga sanksi yang berat menjadi hal yang harus diterima oleh para skaters yang tertarngkap. Namun itu semua tidak membuat jera mereka, bahkan di beberapa negara akhirnya mulai mengikuti cara bermain seperti itu bahkan di Indonesia sendiri pun juga ikut terjangkit virus tersebut.

The Fourth Generation
Papan skate pun mulai menunjukan perubahannya kembali. Lebar papan kini mencapai 8 inci dengan panjang 30 sampai 32 inci dengan ban yang terbuat dari polyurethane. Steve Caballero menjadi salah satu pelopor pada era ini. Selain bentuk papan baik itu desain, gaya para skaters pun terlihat lebih menarik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Gaya berpakaian mereka secara tidak langsung juga terinspirasi oleh musik-musik yang biasa didengarkan para skaters, mulai dari black music hingga musik cadas. Celana jeans yang dipadukan dengan t-shirt menjadi salah satu pilihan wajib.

Tricks
Ollie yang merupakan ciptaan dari Alan Gelfand kembali dikembangkan oleh Rodney Mullen. Ollie sendiri merupakan trick yang paling sederhana dan wajib dikuasai oleh para skaters, karena tanpa ollie kita tidak akan bisa melakukan trick-trick yang lainnya, seperti kickflip, heelflip dan pop-shove it. Ollie tertinggi yang pernah tercipta ialah 44,5 inci yang diciptakan oleh Danny Wainwright, namun itu tidak bertahan lama. Skateboard adalah permainan yang sangat menantang, maka dari itu banyak sekali yang ingin menciptakan sesuatu yang baru dan luar biasa pada permainan ini. Itu terbukti dari pecahnya lagi record Danny Wainwright oleh Jose Marabotto dari Peru dengan tinggi 50 inci. Namun secara resmi, ollie tertinggi pada kejuaraan skateboard dipegang oleh Alex Bland dengan tinggi 40,125 inci pada “Switch Ollie Competition”.

Kickflip atau biasa disebut dengan magic flip, ollie flip,ollie kickflip dan lebih sederhana dengan sebutan flip adalah sebuah trick dimana para skateborder harus menendang papannya ketika berada di udara hingga berputar sebanyak 360 derajat dan kemudian kembali lagi ke daratan dengan posisi awal. Nama Rodney Mullen juga terkenal sebagai orang yang mempopulerkan trick ini. Kickflip merupakan salah satu trick new school dalam dunia skateboard.

Trick yang satu ini diciptakan oleh Tony Hawk, yang melakukannya di ramps dan half pipes.Di sini para skater hanya perlu melakukan memegang bagian belakang papan diantara kaki kanan dan kaki kiri mereka sambil sedikit jongkok. Trick yang satu ini memang terlihat mudah, namun sebenranya memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, tidak sedikit yang cedera ketika melakukan trick yang satu ini. Bayangkan Anda berada di udara, diatas papan sambil memegang bagian dari papan dengan waktu yang sangat sedikit sebelum kembali ke daratan. Maka dari itu ramps merupakan media yang sangat membantu untuk melakukan hal ini, kecepatan yang tinggi juga cukup membantu melakukan ini. Selain ramps dan half pipes, pool juga menjadi tempat yang biasa digunakan untuk melakukan trick ini

Baca Selengkapnya...

Andi Deris (HELLOWEEN) : Biografi
















Andi Deris (Vocals sejak1994 – Sekarang)

Nama: Andreas Deris
Tanggal Lahir: 18 Agustus 1964
Tempat: Karlsruhe, Germany
Tinggi Badan: 178 cm
Berat Badan: 68 kg
Warna Mata: Biru
Warna Rambut: Coklat
Status: Married
Pengaruh Musik: Sweet, Kiss, Deep Purple, Aerosmith
Album Favorit: Rainbow-Long Live Rock & Roll, Kiss-Double Platinum, The Cult-Sonic Temple,Aerosmith-Nine Lives
Musisi Favorit: Paul Stanley-Kiss
Gitaris Favorit: Brian May-Queen
Pemain Bass Favorit: Marcus Grosskopf
Pemain Drumms Favorit: Uli Kusch
Penyanyi Favorit: Freddy Mercury

Andreas Deris lahir pada August 18th, 1964 di Karlsruhe, Germany. Waktu berumur 15 tahun, Andi mulai belajar bermain gitar sambil menyanyi. Band pertama nya bernama Paranoid dan 2 tahun kemudian ketika umur 17 tahun berubah nama menjadi Nameless bersama Ralph Maison sebagai drummernya yang juga bermain di solo album Andi Deris “Come In From The Rain” dan “Done By Mirrors. Andi dan Ralph kemudian membentuk band Kymera.

Ketika Ralph keluar lalu Kosta Zafiriou bergabung Di akhir tahun 1987 Andi and Kosta membentuk band Pink Cream 69 dengan Andi Deris sebagai Vocals, Kosta Zafiriou pada drums, Alfred Koffler pada Guitars dan Dennis Ward di bagian bass. Kemudian PC69 ini menjadi terkenal dan memenangkan Metal Hammer’s “Best New Band” award di Rockfabrik – Germany. PC69 lalu menandatangani kontrak pertama mereka dengan CBS/Sony Music.

Di tahun 1989 Andi Deris and Pink Cream 69 merilis album pertama mereka yg bertitel “Pink Cream 69”. Mereka lalu melakukan tour pertamanya sebagai band pembuka untuk White Lion di Europe dan bermain di Amerika untuk pertama kalinya pada tahun 1990.

Di tahun 1991 Pink Cream 69 merilis album keduanya yang bertitel “One Size Fits All”. Album ini mendapat respon yang bagus di Negara-negara Eropa dan menjadikan PC69 sebagai salah satu band Hard Rock yang besar di Eropa. PC69 juga konser di Jepang sebagai bagian dari album live video mereka yang “Size it Up! Live in Japan!”.

Tahun1993 PC69 merilis album “Games People Play” yang menjadi album terakhir Andi Deris bersama Pink Cream 69.
Kemudian Andi Deris bergabung dengan Helloween di akhir tahun 1993 atau awal 1994 untuk menggantikan Michael Kiske.
Kehadiran Andi Deris di Helloween membawa angin baru di band dan ketika Master of the Rings dirilis,hal ini membawa Helloween kembali ke chart atas band power metal di dunia. Andi Deris telah merilis banyak album bersama Helloween diantaranya: “The Time of The Oath”, “High Live“, “Better Than Raw”, “Metal Jukebox”, “The Dark Ride”, “Rabbit Don’t Come Easy”, “Keeper of The Seven Keys – The Legacy”, and most recently a live CD entitled “Live in Sao Paulo”, DVD bertitel “Live on 3 Continents” dan album terbaru di tahun 2007 “Gambling With The Devil”.

Di karir solonya Andi Deris telah merilis dua album“Come in From The Rain” tahun 1997 dan “Done By Mirrors” tahun 2000.

Discography Andi Deris:
Pink Cream 69 – Pink Cream 69 (1989)
Pink Cream 69 – One Size Fits All (1991)
Pink Cream 69 – Games People Play (1993)
Helloween – Master of the Rings (1994)
Helloween – Perfect Gentleman (1994)
Helloween – Where the Rain Grows (1994)
Helloween – The Time of the Oath (1996)
Helloween – High Live (1996)
Helloween – High Live (video) (1996)
Helloween – Power (1996)
Helloween – Forever & One (Neverland) (Japanese) (1996)
Deris, Andi – Come in from the Rain (1997)
Deris, Andi – 1000 Years / Good Bye Jenny (1997)
Helloween – Better Than Raw (1998)
Deris, Andi – Done by Mirrors (1999)
Catch the Rainbow – A Tribute to Rainbow (1999)
Helloween – Lay All Your Love on Me (1999)
Helloween – Metal Jukebox (1999)
Ayreon – Flight of the Migrator (2000)
Helloween – The Dark Ride (2000)
Helloween – Rabbit Don’t Come Easy (2003)
Rage – Soundchaser (2003)
Shaman – RituaLive (2004)
Shaman – RituaLive (DVD) (2004)
Helloween – Mrs. God (2005)
Helloween – Mrs. God (digi) (2005)
Helloween – Keeper of the Seven Keys – The Legacy (2005)
Helloween – Light the Universe (2006)
Helloween – Keeper of the Seven Keys – The Legacy World Tour 2005/2006 – Live in Sao Paulo (2007)
Various Artists – Nuclear Blast Allstars – Into the Light (2007)
Helloween – Gambling with the Devil (2007)


Baca Selengkapnya...

Markus Grosskopf (HELLOWEEN) : Biografi




















Markus Grosskopf (Bass , 1984 – Sekarang)

Tanggal Lahir : September 21, 1965
Tempat Lahir : Hamburg
Tinggi Badan : 192cm
Berat Badan : 85kg
Status : Menikah
Hal paling ditakuti : Sesuatu yang akan menghentikan hidup dalam bermusik dan sebagai seorang musisi.
Orang yang paling dihormati : Model muda cantik.
Filsafat Hidup : “Do unto others as you would have them do to you”.
Pengaruh musik :Deep Purple, Rainbow, Thin Lizzy, Kiss, UFO

Markus lahir di Hamburg, Jerman pada tanggal 21 September 1965. Saat berumur 15 tahun dia menghabiskan waktu selama beberapa minggu di sebuah tempat berlibur; di sana dia bertemu 2 orang rekannya yang bermain gitar dan drum di sebuah kelompok musik punk rock. Tidak lama kemudian mereka menjadi teman akrab yang selalu bersama. Karena band mereka memerlukan seorang pemain bass, Markus kemudian ditawari untuk mengisi posisi tersebut. Markus muda tidak ragu dan setuju: “Aku bisa bermain bass untuk tetap hidup, kawan”. Di sini lah Markus bermain bass untuk band pertamanya.

Mereka membawa peralatan (yang saat itu belum terlalu banyak) ke tempat berlibur tersebut dan mulai beraksi. Mereka membawakan lagu-lagu The Sex Pistols, The Ramones, Sid Vicious, XTC, The Sranglers dan sebagainya. Beberapa waktu kemudian ketika kemampuan bermusik mereka semakin bagus, mereka ditawari pentas untuk pertama kalinya di termpat itu. Namun setelah 2 tahun terus berlatih dan tidak ada tawaran untuk pentas lagi, Markus memutuskan keluar dari band untuk mencari pengalaman sendiri.

Hingga saat itu ia mulai berminat terhadap band-band rock n roll seperti AC/DC, Kiss, Ted Nugent, dan Iron Maiden. Tujuannya sekarang adalah menemukan sebuah band yang memainkan irama hard rock atau metal dengan kemungkinan dan kemampuan untuk dapat lebih sering tampil di depan umum. Markus bertemu dengan seseorang yang mengenal Kai Hansen, yang sedang mencari seorang pemain bass untuk band-nya “Second Hell”. Tidak lama kemudian Markus diundang untuk audisi dan ia diterima! Anggota Second Hell yang lain adalah Piet Sielck dan Ingo Schwichtenberg.

Dengan line-up ini mereka tampil di beberapa klub di Hamburg. Beberapa waktu kemudian Piet Sielck memutuskan keluar; setelah beberapa kali ganti nama, mereka akhirnya bubar. Lagi-lagi saatnya Markus untuk berkemas dan mencari band lain untuk mengejar karirnya.

Setelah lulus sekolah, Markus bekerja magang pada sebuah perusahaan daging. Hal tersebut merupakan alasan yang bagus untuk segera menemukan sebuah band yang menjanjikan. Ketika bergabung dengan band Blast Furnace, Markus bertemu seorang gitaris handal “Michael Weikath”, yang bergabung dengan Kai Hansen membentuk line-up baru bersama-sama dengan beberapa mantan personil band Michael sebelumnya “Powerfool”. Namun tak lama kemudian mereka memanggil Ingo dan Markus untuk mengganti bagian rhythm.

Terbentuklah formasi lengkap Helloween yang pertama!

Sepertinya tim ini kuat karena dapat bertahan lebih lama daripada sekedar beberapa minggu saja. Selain memiliki dua pemain gitar yang sekaligus penulis lagu yang kreatif, band ini juga memiliki bagian rhythm yang dahsyat.

Mulai saat itu kesempatan terbuka untuk Helloween. Hasil rekaman studio pertama mereka dirilis oleh Noise Records dalam kompilasi legendaris “Death Metal Sampler” (1983), disusul dengan mini album (EP) yang jauh lebih legendaris lagi, berjudul “Helloween” (terdiri dari 5 lagu), dan tentu saja “Walls of Jericho” (LP).

Dua karya besar berikutnya adalah “Keeper of the Seven Keys Part.1 dan Part.2″ dengan penyanyi bersuara tinggi Michael Kiske. Band ini melahirkan warna baru dalam kancah musik heavy metal. Band ini terus menaiki tangga lagu hingga meraih penghargaan emas di Jerman dan Asia.

Sejak itulah Markus merekam permainan bassnya untuk seluruh album dan menjalani tur keliling dunia bersama Helloween. Sudah hampir 25 tahun ini Markus bergabung dalam Helloween, menjadi salah satu personil utamanya.

Markus merekam album proyek solo pertamanya yang berjudul Shockmachine (1998). Ia juga bermain bass untuk aransemen baru “Salisbury” versi orkestra bersama Ken Hensleys dan John Lawtons (Uriah Heep), yang dipentaskan di “Hamburg Markthalle” dan dirilis dalam bentuk video pada tahun 2001.

Ia juga bermain bass untuk proyek album Tobias Sammet (vokalis edguy) yang berjudul “Avantasia: Metal Opera Part 1 & 2″. Kesibukan lain yang tengah ditekuninya kini di samping Helloween adalah band “Kickhunter”; ia bermain bass dan menjadi produser album pertamanya yang berjudul “Hearts and Bones” (2002).
Project terbaru markus bernama BassInvaders yang baru akan dirilis bulan Januari 2008 nanti.Disitu BassInvaders juga memainkan lagu “Eagle Fly Free”.

Discography Markus Grosskopf:

Helloween – Helloween (1985)
Helloween – Walls of Jericho (1985)
Helloween – Judas (1986)
Helloween – Future World (1987)
Helloween – Keeper of the Seven Keys part I (1987)
Helloween – Keeper of the Seven Keys part II (1988)
Helloween – Dr. Stein (1988)
Helloween – Live in the UK (1989)
Helloween – The Best, the Rest, the Rare (1991)
Helloween – Pink Bubbles Go Ape (1991)
Helloween – Kids of the Century (1991)
Doc Eisenhauer – Alles im Lack (1992)
Helloween – Number One (1992)
Helloween – Chameleon (1993)
Helloween – Step Out of Hell (1993)
Helloween – Master of the Rings (1994)
Helloween – Perfect Gentleman (1994)
Helloween – Where the Rain Grows (1994)
Doernberg, Ferdy – Just a Piano And a Handful of Dreams (1995)
Helloween – Power (1996)
Helloween – The Time of the Oath (1996)
Helloween – High Live (1996)
Helloween – High Live (video) (1996)
Helloween – Forever & One (Neverland) (Japanese) (1996)
Grapow, Roland – The Four Seasons of Life (1997)
Grapow, Roland – I Remember (1997)
Helloween – Better Than Raw (1998)
Shockmachine – Shockmachine (1999)
Catch the Rainbow – A Tribute to Rainbow (1999)
Helloween – Lay All Your Love on Me (1999)
Helloween – Metal Jukebox (1999)
Helloween – The Dark Ride (2000)
Avantasia – Avantasia (2000)
Avantasia – The Metal Opera (2001)
Avantasia – The Metal Opera pt. 2 (2002)
Stormwarrior – StormWarrior (2002)
Kickhunter – Hearts & Bones (2003)
Helloween – Rabbit Don’t Come Easy (2003)
Weinhold – From Heaven Through The World to Hell (2004)
Helloween – Mrs. God (2005)
Helloween – Mrs. God (digi) (2005)
Helloween – Keeper of the Seven Keys – The Legacy (2005)
Weinhold – Below the line (2006)
Helloween – Light the Universe (2006)
Helloween – Keeper of the Seven Keys – The Legacy World Tour 2005/2006 – Live in Sao Paulo (2007)
Helloween – Gambling with the Devil (2007)
Bassinvaders – Hellbassbeaters (2008)

Baca Selengkapnya...

Jordan Rudess : Biografi

Jordan Rudess (lahir dengan nama Jordan Rudes pada 4 November 1956) adalah pemain keyboard band progresif rock Dream Theater.Dia masuk Dream Theater menggantikan Derek Sherinian.Hal ini dimulai saat Mike Portnoy memutuskan untuk membentuk supergroup dengan Magna Carta Records.Rudess terpilih untuk mengisi bagian keyboardist dalam band yang terdiri dari Tony Levin, Mike Portnoy, dan John Petrucci ini.Selama rekaman 2 album Liquid Tension Experiment ini meyakinkan Portnoy dan Petrucci bahwa Rudess adalah keyboardist yang cocok untuk Dream Theater.Dan akhirnya mereka memutuskan mengajak Rudess untuk menggantikan Derek Sherinian yang telah bersolo karir.

Baca Selengkapnya...

Mike Portnoy : Biografi


Michael Stephen Portnoy lahir di Long Beach, New York, di Long Island. Portnoy memulai karir di local bands intruder, Rising Power, dan Inner Sanctum.Dia meniggalkan Inner Sanctum setelah mendapat penghargaan beasiswa dari Berklee College of Music.Selama kuliah di Berklee College of Music ini,Portnoy bertemu dengan Petrucci dan Myung.Portnoy bersama Petrucci dan Myung membentuk band bernama Majesty dan akan menjadi Dream Theater. Portnoy adalah drummer Amerika pertama yang tercatat sebagai drummer sekaligus backing vocals band progressive metal Dream Theater.Dia memenangkan 23 awards dari Modern Drummer magazine.

Baca Selengkapnya...

Jumat, 08 Mei 2009

James Labrie : Biografi

James Labrie merupakan Vokalis Dream Theater yang masuk dan bergabung dengan Dream Theater pada tahun 1992, menggantikan Charlie Dominici.

Biografi
Kevin James LaBrie lahir di Penetanguishene, Sebuah kota kecil di Kanada pada tanggal 5 Mei 1963. sejak kecil, James saat berumur 3 tahun, dia sering mendengarkan radio dan menyayikan lagu apapun yang terdengar dari radio tersebut. Diinspirasikan oleh ayahnya, dia kemudian mulai bernyanyi dan bermain drum pada awalnya saat berusia 5 tahun. dan pada saat berusia 10 tahun, dia berkuartet dengan ayahnnya dan paman juga adiknya bernyanyi di barber shop. sebelum muda, dia sudah menyukai musik rock. Saat berusia 14 tahun, dia telah bermain di berbagai band sebagai vokal dan drum. Tetapi, James lebih memilih bernyanyi ketimbang bermain drum. saat dia berusia 18

tahun, dia memutuskan pindah ke Kanada.

Saat berusia 21 tahun, James berlatih vokal pada Rosemary Patricia Burns. Setelah banyak bergabung dengan beberapa band di Kanada. James kemudian menjadi vokalis pada band Winter's Rose, dimana juga bergabung dengan Atlantic Records, Label Dream Theater saat itu. lalu Pierre Paradis yang mengatur band Voi Vod, menawarkan solo project pada James di Aquarius record. kemudian dia memberitahu James bahwa ada nama band New York bernama Dream Theater melakukan audisi untuk mencari vokalis, kemudian James mengikutinnya dan diterima, itulah sejarah LaBrie bergabung dengan Dream Theater pada 1992, dimana album pertama LaBrie bersama Dream theater ialah Images and Words.

Sampai saat ini, Labrie telah banyak menciptakan lagu untuk Dream Theater seperti Anna Lee(Falling Into Infinity), Vacant(Train Of Thought), Blind Faith(six degree of Inner Turbulance), Sacrified Son(Octavarium).

Dan dia tetap tinggal di Toronto,Kanada bersama istrinya Karen, dan kedua anaknya Chloe dan Chance Abraham LaBrie

Baca Selengkapnya...